RSS

Pablo “El Patron” Escobar (1949-1993) the “real life” Godftaher from Columbia…

10 Jun


Don Pablo Escobar

Don Pablo/El Magico atau lebih dikenal dengan Pablo Emilio Escobar Gavira, anak ke-7 dari pasangan Abel Jesus Escobar, seorang petani dan Hemilda Gaviria, guru SD. Lahir pada tanggal 1 Desember 1949 di Desa Rionegro Kota Andes Utara terletak tidak jauh dari kota terbesar ke-2 Kolumbia, Medellin.Ia pernah sempat menikmati bangku kuliah di Universitas Antioquia, tetapi drop out di tahun 1966 karena orang tuanya tidak mampu membiayai kuliahnya. Tidak seperti Al-capone yang memiliki kecerdasan dan intelektual tinggi, keunggulannya adalah melakukan kekerasan yang tiada batas.

KARIR KRIMINAL

Escobar kecil memulai karir kriminalnya dengan mencuri batu nisan kemudian dijual ke penadah. Beranjak dewasa awal 70’an ia mulai mencuri kendaraan, menjual rokok selundupan, memalsukan tiket lotre, menjual ganja bahkan pernah melakukan penculikan seorang anak pejabat Columbia dengan meminta tebusan sebesar $100,000, kemudian bekerja untuk seorang penyelundup milyuner Alvaro Prieto yang memaksanya menjadi jutawan pada usia 22 tahun. Seiring dengan maraknya bisnis kokain di Columbia, Escobar meninvestasikan seluruh kekayaannya kebisnis tersebut, menanam koka (cocain) dilembah-lembah pegunungan terpencil di Peru dan Bolivia yang jauh dari pengawasan pemerintah Kolumbia kemudian memonopoli produksi cocain lokal dengan membayar petani dengan upah 2x lipat.

Kokain, suap dan pembunuhan mendorong Escobar kejajaran top rank kriminalitas di Medellin, disinilah ia bertemu dengan Jorge Luis Ochoa Vasquez kemudian bermitra agar ia juga dapat memproduksi dan melakukan pendistribusian kokain, Vasquez terlebih dahulu telah melakukan penyelundupan skala kecil dan distribusi di Florida Selatan sebelum kembali ke Kolumbia untuk membangun perusahaan pengolahan kokain. milik keluarga. Reputasi Escobar meningkat seiring dengan kematian drug dealer terkenal di Medellin Fabio Restrepo ditahun 1975, belakangan diketahui Restrapo dibunuh oleh Escobar dan kemudian orang-orang Restrepo bekerja untuk Escobar.

MASUK KE AS

Penyelundupan dan perdagangan kokain ke AS pada awalnya dikuasai oleh penyelundup dari Kuba dengan taraf kecil, dengan mempekerjakan kurir (biasanya penumpang atau pramugari pesawat) untuk membawa kokain dalam jumlah kecil ke Florida Selatan lalu dijual ke pengedar kelas menengah yang diawasi oleh American Ganster. Monopoli tersebut akhirnya bisa di hapuskan oleh Carlos Lehder Rivas seorang Kolumbia yang bekerja sama dengan George Jung seorang American drug trafficker, mereka berkenalan sewaktu sama-sama menjadi tahanan penjara Federal pertengahan 1970-an.

Lehder dan Jung merencanakan untuk melakukan pengiriman dengan jumlah besar dengan menerbangkan kokain dari Kolumbia ke AS menggunakan kapal komersial Cesna. Tahun 1977 misi penyelundupan mereka yang pertama berhasil dengan membawa kokain seberat 250 kg dan dijual sengan harga sekitar $15.000.000 sehingga menarik minat dari pengedar-pengedar kelas menengah untuk membeli lebih banyak lagi. Hal inilah yang memaksa Escobar untuk memproduksi kokain lebih banyak lagi untuk dijual ke pasar AS yang sedang gemuk, dengan Lehder sebagai penjual dan ia sebagai pemasok dan pengolah kokain. Lehder dan Jung terbang dari Bahamas, Florida ke ranch Escobar di Kolumbia hari Jumat, dan kembali ke Bahamas, Florida hari Sabtu dengan membawa 300-500 kg kokain bersama wisawatan AS yang berlibur ke Medellin, Kolumbia.

Tahun berikutnya 1978 Keuntungan yang ia hasilkan sangat luar biasa, HPP dari 1 kg kokain produksinya hanya $2000, dijual ke Lehder dan Jung seharga $22.000, sehingga keuntungan bersih Escobar senilai $20.000/kg dan berikutnya mereka mengangkut paling sedikit 400 kg dengan mempekerjakan pilot asal AS yang dibayar $400.000/trip ke Florida, kemudian dibeli oleh dealer seharga $60.000/kg, dengan demikian keuntungan yang didapat dari penjualan 400 kg kokain sebesar $8.000.000 untuk Escobar dan untuk Lehder dan Jung masing-masing sebesar $5.000.000.

Dihitung dari sekali trip/minggu kurun waktu 1978 gross revenues secara keseluruhan sebesar $1,3 milyar dengan net profit sebesar $1 milyar! Tahun 1979 metode penyelundupan dengan pesawat komersial Cessna digagalkan oleh DEA (Drug Enforment Administration “BNN-nya Amrik”) dan Lehder pun mengubah metode penyelundupannya dengan menurunkan kokain dengan parasut yang kemudian dibawa dengan speedboat melalui perairan internasional, metode tersebut sangat efektif seiring dengan jumlah kokain yang terkirim sebesar 1 ton/minggu tahun 1979 dengan gross revenue senilai $3,5 milyar dan naik menjadi 2 ton/minggu pada tahun 1982 dengan gross revenue senilai $5-6 milyar!!

KEKAYAAN

Uang yang berbicara, yes dengan banyaknya uang yang didapat menghalalkan berbagai macam rencana seperti cartel Kolumbia menyapu bersih gangster Kuba selama perang kokain 1978-1981. Demi memperluas jaringan penjualan kokain guna memenuhi lonjakan permintaan dari AS, Escobar bersama Lehder membuka rute baru antara Karibia dan Amerika Tengah dengan membangun sebuah pulau yang dinamakan Norman’s Cay di Long Island, Bahamas pada tahun 1978 lengkap dengan hotel mewah, restoran, 100 rumah, pelabuhan dan gudang pendingin untuk menyimpan kokain, dilengkapi juga oleh landasan pesawat terbang sepanjang 3300 meter. Pada tahun 1979 Escobar, Ochoa dan Lehder bersama mempersenjatai 2000 orang hingga menjadi pasukan guna melindungi bisnis tersebut, seiring dengan lahirnya Medellin Cartel.

Organisasi cartel hanya mengenal satu El Patron (the Boss) atau El Padrino (the Godfather) sehingga ditunjuklah Escobar sebagai El Padrino, sesuai dengan dominasi Escobar dalam rantai pasokan serta kekejamannya dalam memimpin. Medellin Cartel memiliki 17 suborganisasi (termasuk 2 sub organisasi Cartel yang mengontrol Cali dan Pantai Kolombia Utara) yang bekerja sendiri-sendiri sehingga hanya Escobarlah yang tahu kejadian sebenarnya.


Struktur Organisasi Kartel Medelin

Peredaran kokain Medellin Cartel meliputi AS, meksiko, Puertorico dan Rep Domika, diketahui peredarannya hingga benua Asia. Pada tahun 1982 kekayaan pribadi Escobar naik menjadi $3 milyar, membuatnya menjadi orang terkaya di Kolumbia. Ia memiliki armada kapal besar DC-3, DC-4 dan DC-6 yang membuat lalu lintas pelayaran yang melalui Norman’s Cay tambah padat, sehingga memaksa Wakil Presiden George Bush komplain kepada Perdana Menteri Kep Bahama “the traffic at Norman’s Cay like O’Hare!”. Ia juga mendanai pemilihan kongres di Kolumbia dan menggunakan izin paspor diplomatik untuk membawa keluarganya liburan ke AS (termasuk liburan “entah-nya” mengunjungi Gedung Putih di DC dan mengunjungi rumah Elvis Presley idolanya di Graceland).

Pada bulan Maret 1982 petugas pabean AS dibuat terkejut dengan ditemukannya 2 ton kokain dibandara Internasional Miami, yang menyadarkan bahwa mereka dihadapkan dengan operasi kokain terbesar yang belum pernah mereka jumpai, tetapi mereka tidak mengetahui bahwa dalangnya merupakan Medellin Cartel dan Escobar sebagai komandannya.


2 ton kokain yang ditemukan oleh Pabean AS

Tidak lama setelah kejadian, pasukan AS menangkap dan memaksa Lehder dari Norman’s Cay pada september 1983, tetapi Escobar terlebih dahulu sudah menjalin kemitraan baru dengan Diktator Panama Manuel Noriega. Antara tahun 1982-1984 pengiriman kokain melonjak dari 80 ton menjadi 145 ton akibat dari overshipment yang membanjiri pasar di AS, sehingga penjualan ecerannya turun dari $60.000 menjadi $16.000/kg. Pada tahun tersebut Escobar membeli sebuah Jet Pribadi khusus untuk membawa uangnya dari AS ke Kolumbia termasuk biaya pembelian karet gelang sebesar $2500/bulan hanya untuk mengikat uangnya menjadi seperti tumpukan batu bata.

Ia secara khusus juga mempekerjakan 10 akuntan untuk mengontrol dan mencatat peredaran uangnya, ia juga pernah dengan santainya merespons atas uang tunai sebesar $5.000.000 dimuat dikapal yang salah: hanya mengangkat bahu dan menjawab “you win some, you lose some” dan menerima secara ikhlas kehilangan 10% dari penghasilannya rata-rata $500.000.000/tahun hanya karena dimakan tikus atau lapuk karena disimpan sembarangan!!

Kekayaan pribadi Escobar diperkirakan sebesar $7-10 miliar pada tahun 1985 mungkin $3 miliar disimpan di Kolumbia dengan sisanya tersebar dibanyak bank asing dan investasi, termasuk apartemen super mewah di Miami, hotel di Venezuela dan 1 juta hektar tanah di Kolumbia (sekitar 3900 mil atau 1% dari wilayah Negara). Ia menghabiskan ratusan juta dolar untuk grand Antioquia residence, Hacienda Napoles.


Gerbang Masuk Hacienda Napoles

Pesawat diatas merupakan pesawat yang digunakan pertama kali untuk penyelundupkan kokain.


Kamar Tamu yang dilengkapi private helipad

Ditengahnya terdapat Mansion bergaya Spanish Colonial dengan akomodasi 100 kamar seluas 5500 hektar, dilengkapi dengan 6 kolam renang, taman, kebun buah yang berisi 100.000 pohon buah, kandang kuda untuk kuda pacunya, 14 danau buatan, dan kebun binatang pribadi dengan koleksi binatang sebanyak 2000 spesies dari seluruh dunia, termasuk gajah, jerapah, singa, harimau, badak, kuda nil hingga bird park.

Untuk hiburan ia membangun sirkuit motor trail, stadion sepak bola dan arena adu banteng yang sanggup menampung 1000 orang. Hacienda Napoles memiliki 700 karyawan, dilindungi dari pagar keamanan berlapis lapis dan menara penjaga.

Tahun 1985 merupakan tahun kejayaan Medellin Cartel, hanya dalam 1 dekade Escobar dapat menaklukkan AS, karena jumlah orang pecandu kokain naik 4x lipat menjadi 25 Juta, sedangkan pengguna biasa naik menjadi 1-6 juta. AS mengkonsumsi kokain sekitar 150 ton kokain pada tahun 1985 senilai $30 miliar dari pendapatan penjualan dealer kelas menengah dan $6 miliar untuk kartel. DEA menemukan full-time dealer di 12 dari 15 gedung kantor di Wall Street dan korupsi yang merajalela dimana mana: 10% anggota Kepolisian Miami digaji oleh Escobar termasuk jajaran petinggi di FBI, DEA, Pabeanan, IRS, INS hingga CIA.

LEBIH BERKUASA DARIPADA NEGARA

Dengan pengaruh Medellin Cartel di Amerika Selatan yang mempekerjakan 750.000 orang dan mengkontrol 40-50% dari total expor dari Kolumbia, Bolivia dan Peru. Pabrik kokain terbesarnya terletak di Trandquilandia menjadi sebuah kota lengkap dengan sekolah dan rumah sakit: dengan jaringan 19 laboratorium yang tersebar di 1200 mil persegi hutan tenggara dari Bogota; hanya dapat diakses dengan helikopter, memiliki 8 landasan pesawat terbang, asrama untuk ratusan pekerja, pembangkit listrik tenaga air pribadi, jalanan aspal dan puluhan kendaraan operasional.Pada tahun 19985 Kepolisian Kolombia menghancurkan 667 labs dan 90 landasan pesawat terbang.

Tahun 1985 korupsi semakin merajalela di Kolumbia, 400 hakim ambil bagian korupsi, dan tahun 1989 jaksa agung menyelidiki kasus korupsi di kepolisian dan militer. Mantan Presiden Kolumbia Belinsario Betancur pernah membuat pernyataan “kami melawan sebuah organisasi yang lebih dari suatu Negara”.
Tahun 1986 ia pernah menawarkan kepada pemerintah Kolumbia untuk melunasi hutang negara sebesar $13 miliar untuk pengampunannya (supaya ga dikejar-kejar terus) tetapi ditolak mentah-mentah.

Escobar memberikan kembali kepada pemerintah Kolumbia “platta o plomo” “silver or lead”, semakin jelas bahwa kekerasan lah yang akan ditempuh oleh Escobar dan Medellin Carterlnya “Violence was just a cost of doing business, and no one was off limits!”. Sebulan setelah penyerbuan kepolisian dan tentara Kolumbia ke pabriknya di Tranquilandia, Menteri Kehakiman Kolumbia ditembak mati, serangan brutal ke Depatemen kehakiman/kejaksaan yang menewaskan 11 dari 24 hakim mahkamah agung; 1986 membunuh hakim agung, kepala BNN Kolumbia, dan editor dari El Espectador, surat kabar terkemuka di Kolumbia dan 1987 membunuh calon presiden Kolumbia Jaime Pardo Leal (karena paling vokal untuk nangkep Escobar).

Pemerintah AS berusaha mati-matian untuk melemahkan distribusi dan dengan bangga menyatakan bahwa pendapatan Escobar turun drastis kepada media. Nyatanya Escobar membeli 13 pesawat boeing 727 dari perusahaan Eastern Airlines yang mengalami kebangkrutan, masing-masing mampu membawa kurang lebih 11 ton kokain per trip, dan membeli dari AL Uni Soviet 2 buah kapal selam mini tak ber-awak yang dapat dikontrol dengan remote kontrol yang masing-masing dapat mengangkut 1 ton kokain. Para ahli kimianya selalu menemukan cara-cara baru untuk menyembunyikan kokain, termasuk kokain cair (yang dapat dicampur dengan cairan lainnya) dan kokain berbentuk plastik yang dicetak menjadi mainan, pipa paralon hingga patung-patung religius.

Total pengiriman sejak itu melonjak drastis hingga 360 ton pada tahun 1989, hingga Forbes menempatkan ia sebagai orang terkaya ke-tujuh di dunia, dengan total kekayaan sebesar $24 miliar.


Wanted Poster Pablo Escobar

Pemerintah AS berupaya mengektradisi Escobar yang memicu perang antara pemerintah Kolumbia dengan Cesar Gaviria trujillo antara tahun 1988-1991. Upaya ekstradisinya oleh pemerintah AS dibantu oleh politikus liberal Juan Carlos Galan membuat Escobar seperti kesetanan, ia dan Medellin Cartel menyatakan perang kepada Kolumbia dengan membunuh banyak pejabat tinggi negara Kolumbia yaitu; Jaksa Agung, Gubernur Propinsi dan kepala Polisi Antioquia, Calon Presiden, termasuk Juan Carlos Galan dan seorang Menteri Kehakiman. Escobar juga turut membom El Espectador dan kantor-kantor surat kabar terkemuka, Vanguardia Liberal, meledakkan pesawat Avianca 203 ketika sedang mengudara dengan korban tewas 110 orang, membunuh pengganti Galan yaitu Cesar Gaviria trujillo, kepala intelijen, 50 penduduk sipil dan meratakan beberapa kota.

Teror tersebut memaksa pemerintah Kolumbia dan AS putar membatalkan ekstradisi Escobar dengan penawaran baru yaitu jika ia mau penjara selama 5 tahun, namanya juga Escobar dia membangun La Catedral “penjara” khusus hanya untuk dirinya yang dinamakan “club Medellin” dimana ia dapat menjalankan bisnis kokainnya dengan fasilitas super mewah dilengkapi dengan lapangan bola, bar, jacuzzi dan air terjun. Escobar juga memiliki sebuah teleskop canggih yang memudahkan ia untuk melihat anak dan istrinya di kota Medellin.


The Club Medellin

THIS IS THE END

Pada bulan Juli 1992 pemerintah AS mengetahui bahwa ia tetap menjalankan bisnisnya dari LA Catedral dan menginginkan untuk memindahkan Escobar ke penjara khusus. Ia juga membunuh 4 petinggi Cali Cartel dipenjaranya. Kemarahan publik termasuk anggota Cartel lain memaksa pemerintah Kolumbia dan AS untuk segera bertindak, namun ia melarikan diri sebelum tentara memindahkan ke penjara khusus. Sekarang Escobar menjadi “enemy of the state” dikejar oleh seluruh Polisi, angkatan bersenjata Kolumbia dengan bantuan CIA, angkatan Darat AS, Delta Force dan Navy Seal AS, seluruh anggota Cali Cartel dan Los Pepes (kumpulan orang-orang yang dianiaya oleh Escobar, yang bertujuan untuk balas dendam).

Singkatnya seluruh dunia ingin Escobar mati. Tanpa adanya perlindungan hukum dari Kolumbia, Cali Cartel dan Los Pepes menyerang, mengintimidasi keluarga, saudara, teman-teman dan keuangannya, membunuh kurang lebih 300 kerabat dan rekan bisnisnya. Puncaknya pada tanggal 2 Desember 1993 polisi Kolumbia berhasil menangkap pembicaraan Escobar dengan anaknya yang mengarah ke persembunyian Escobar di sebuah apartemen di Medellin (rumah tante Escobar). Hanya berkisar 55 menit setelah pembicaraan Escobar dengan anaknya apartemen tersebut sudah dikepung oleh Polisi, dipimpin langsung oleh Kolonel Hugo Martinez kepala unit pengejaran Escobar. Don Pablo Escobar mengakhiri hidupnya diatas genteng setelah dihujani tembakan dari bawah oleh Polisi.

Sampai akhir hayatnya, ia bertanggung jawab atas pembunuhan setidaknya 40 hakim, 200 jaksa, 1000 polisi dan 3500 warga sipil. Beberapa sumber menyebutkan lebih dari 60.000 orang menjadi korbannya.

GALERI FOTO KELUARGA DAN KERABAT


Bersama anak dan istri menikmati pertandingan sepak bola


Bersama Sebastian Marroquin, anak pertamanya


Bersama kerabat di penjara mewahnya The Club Medellin

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 10 Juni 2013 in CERITA DUNIA

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: